Gelagat Pengusaha Menahan Ekspansi dari Anjloknya Impor Oktober

Telaah - Pusat Logistik Berikat

Neraca perdagangan kembali mencetak surplus besar pada Oktober 2020 mencapai US$ 3, 61 miliar, terutama akibat impor yang anjlok  6, 79% dibandingkan bulan sebelumnya . Impor pada bulan lalu yang turun menjadi US$ 10, 7 miliar, antara lain disebabkan oleh anjloknya impor barang modal sebesar 13, 3%. 

Kepala Ekonom BCA David Sumual menjelaskan,  kinerja impor menjadi salah satu indikator utama perekonomian Indonesia. Penurunan impor, khususnya pada barang modal kemunginan menunjukkan bahwa pengusaha memilih untuk menahan ekspansi karena masih khawatir dengan kondisi ekonomi.

“Impor turun hampir 7%, itu cukup signifikan, ” ujar David kepada Katadata.co.id, Senin (16/7). 

Meski akan memasuki momen Natal dan Tahun Baru, menurut dia, pengusaha belajar dari kondisi yang terjadi pada saat momentum Ramadan dan Lebaran. Saat itu, banyak pengusaha yang kelebihan stok barang akibat penjualan yang jauh dari harapan. Hal ini membuat pengusaha memilih untuk menahan diri untuk berekspansi. Apalagi. DKI Jakarta sempat kembali memberlakukan Pembatasan Sosial …

Selengkapnya : Gelagat Pengusaha Menahan Ekspansi dari Anjloknya Impor Oktober

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *