Apple Turunkan Biaya Komisi App Store untuk Pengembang Kecil

 Pada hari Rabu, 18 November 2020 kemarin, Apple menyebutkan rencananya memulai program untuk menurunkan komisi App Store untuk para pengembang software yang menghasilkan kurang dari USD 1 juta per tahunnya dari App Store.

Apple mengambil komisi sampai 30% dari tiap transaksi dan komisinya turun menjadi 15% untuk langganan yang aktif selama lebih dari setahun.

Dengan kebijakan barunya, pengembang secara otomatis akan mendapatkan tarif 15% lebih rendah jika menghasilkan USD 1 juta atau di bawah itu dalam jangka waktu satu tahun.

Baca juga: Muslim Pro Menyangkal Jual Data Pengguna ke Militer AS

Biaya dan aturan App Store banyak mendapat kecaman dari perusahaan perangkat lunak besar seperti Microsoft, Spotify, dan Match Group serta perusahaan yang baru dirintis dan perusahaan kecil yang menyebut biaya tersebut menghilangkan pilihan konsumen dan terpaksa harus menaikkan harga aplikasi.

Apple menanggapi respon ini dengan menyebutkan bahwa aturannya berlaku secara merata untuk seluruh pengembang dan App Store menyediakan cara yang lebih mudah untuk menjangkau basis pengguna yang besar tanpa harus mengatur sistem pembayaran satu per satu pada 175 negara tempatnya beroperasi.

Program baru ini akan dimulai pada 1 Januari 2021. Jadi, pengembang yang menghasilkan kurang dari USD 1 juta akan terkena syarat tarif 15% mulai tahun depan.

Baca juga: Bocoran Spesifikasi, Harga, & Tanggal Rilis Redmi Note 9 5G

Jika pendapatan pengembang naik di atas USD 1 juta pada tahun berikutnya, Apple akan mengembalikannya ke tarif standar. Jika pendapatan turun di bawah USD 1 juta, pengembang berhak mendapat penurunan komisi ini pada tahun berikutnya.

“Bisnis kecil adalah tulang punggung ekonomi global dan jantung inovasi dan peluang untuk komunitas di selutuh dunia,” kata Kepala Eksekutif Apple, Tim Cook.

(im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *