Pasca Kabar Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Warga Situbondo Penerima Bantuan Mulai Gelisah

BeritaNasional.ID,SITUBONDO – Pasca kabar ditangkapnya Menteri Perikanan dan Kelautan Edhy Prabowo oleh KPK rabu dini hari, Sejumlah kelompok masyarakat di Situbondo resah. Pasalnya bantuan permodalan yang di serahkan secara simbolis oleh Menteri pada 9 juli 2020 sampai hari ini tak kunjung diterima oleh kelompok penerima.

Bantuan tersebut mereka terima secara simbolis saat menteri Edhy Prabowo meninjau perekayasaan lobster di BBPAP tepatnya di dusun Pecaron timur Desa Klatakan Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo.

Dari hasil penelusuran dan investigasi awak Media BeritaNasional.id, kepada salah satu perwakilan Kelompok penerima bantuan menerangkan, bahwasannya sejak menerima secara simbolis Bantuan (sekitar 6 bulan) hingga kini bantuan tersebut tak kunjung ada kabarnya.

“Sejak menerima bantuan dari pak menteri, sampai sekarang jangankan kami terima uang bantuan permodalan mas, kabarnya saja belum ada sampai sekarang, bahkan kami dengar kabar kelompok yang sedianya mendapat bantuan alat juga belum menerima apa – apa hingga sekarang,” terang salah satu warga yang namanya enggan untuk di Publikasikan.
Dirinya mengaku sempat kaget usai membaca berita di media online Beritanasiona,Id jika hari ini Menteri Kelautan dan Perikanan dikabarkan diamankan oleh KPK.

“Bagaimana nasib bantuan untuk kelompok kami jika betul pak menteri ada masalah, makanya saya langsung menghubungi mas wartawan supaya kami bisa mendapatkan kabar kejelasan,’’ ucapnya di ujung telepon. Rabu 25/11/2020.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Situbondo Sopan Efendi, S.STP., M.Si. membeberkan jika bantuan tersebut tidak ada hubungannya dengan DKP Kabupaten Situbondo. Namun dirinya mendapat informasi bahwa mengenai bantuan tersebut tinggal menununggu dari Pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Memang bantuan tersebut tidak ada hubungannya dengan DKP Situbondo, tapi saya dapat informasi dari Pak catur selaku perwakilan yang memang mengurusi bantuan tersebut bahwa sudah tiga bulan lalu berkas diserahkan ke ADK dan janjinya minggu ini 5 kelompok penerima akan di survei oleh pihak EO dan BRI,’’ jelas Sopan Efendy.

Dikonfirmasi terpisah Armoyo perwakilan BRI Cabang Situbondo mengakui adanya kendala dalam proses pencairan bantuan tersebut, namun pihaknya memastikan dalam minggu depan pihak BRI akan mendatangi kelompok – kelompok penerima untuk melengkapi data.

“Betul mas ada kendala, petugas kami yang memang menangani hal itu sakit, insya Allah minggu depan kami pastikan akan mendatangi kelompok tersebut,’’ singkatnya.

Bersumber dari data kkp.go.id, saat itu Menteri Edhy Prabowo membagikan paket bantuan pengembangan perikanan budidaya berupa premi asuransi perikanan pembudidaya ikan kecil, PITAP, serta sejumlah benih senilai Rp2,8 miliar. Selain itu, diserahkan pula bantuan pemodalan KUR sebesar Rp95 juta dan bantuan kredit LPMUKP sebesar Rp730 juta.

The post Pasca Kabar Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Warga Situbondo Penerima Bantuan Mulai Gelisah appeared first on BeritaNasional.ID.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *