AI DeepMind Menjawab Salah Satu Tantangan Terbesar Biologi

Salah satu misteri terbesar biologi telah dipecahkan menggunakan kecerdasan buatan, demikian diumumkan para ahli. 

Memprediksi bagaimana protein folding menjadi bentuk tiga dimensi yang unik telah membingungkan para ilmuwan selama setengah abad.

Lab AI yang berbasis di London, yaitu DeepMind, telah memecahkan sebagian besar masalah tersebut, kata penyelenggara tantangan ilmiah. Pemahaman yang lebih baik tentang bentuk protein dapat memainkan peran penting dalam pengembangan obat baru untuk mengobati penyakit.

Kemajuan oleh DeepMind diharapkan dapat mempercepat penelitian terhadap sejumlah penyakit, termasuk Covid-19. Program mereka yang menentukan bentuk protein, memiliki tingkat akurasi sebanding dengan metode laboratorium mahal.

Dr Andriy Kryshtafovych, dari University of California (UC), salah satu panel juri ilmiah, menggambarkan pencapaian tersebut sebagai “benar-benar luar biasa”.

Baca juga : Cara Dapat Token Listrik Gratis dari PLN Bulan Desember

“Mampu menyelidiki bentuk protein dengan cepat dan akurat berpotensi merevolusi ilmu hayati,” katanya.

Dalam tantangan terakhir, Casp-14, AlphaFold menentukan bentuk sekitar dua pertiga protein dengan akurasi yang sebanding dengan eksperimen laboratorium. 

AlphaFold didasarkan pada konsep yang disebut sebagai pembelajaran dalam. Dalam proses ini, struktur protein folding direpresentasikan sebagai grafik spasial. AlphaFold kemudian “belajar” menggunakan informasi tentang bentuk 3-D dari protein yang diketahui dari Database Umum Protein. 

Program AI ini dapat melakukannya dalam hitungan hari, sesuatu yang mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun bagi manusia di laboratorium.

(mm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *