Cara-cara Ini Bisa Dicoba untuk Atasi Instagram Shadowban

Beberapa hari ini, jagat Instagram dipenuhi dengan istilah shadowban. Para content creator beramai-ramai mengeluhkan engagement mereka semakin menurun yang ditandai dengan jumlah viewers, likes, dan comments yang jauh berkurang dibanding biasanya. 

Sebenarnya, apakah shadowban itu? Istilah shadowban secara umum merujuk kepada upaya pencegahan pengguna untuk menyalahgunakan atau melanggar pedoman komunitas. Dengan kata lain, pemblokiran.

Artinya, tanpa sepengetahuan pengunggah, pemilik platform dapat menjadikan konten yang dibuat pengunggah tidak bisa ditemukan oleh semua orang. Hal yang menyebabkan situasi ini terjadi biasanya diakibatkan pelanggaran yang dilakukan pengunggah, misalnya spam, unggahan tidak pantas, atau penyalahgunaan akun.

Baca Juga: Saingi TikTok, Instagram Hadirkan Fitur Shopping di Reels

Shadowban bukanlah sebuah istilah yang baru. Shadowban pertama kali muncul sekitar tahun 2006. Selain Instagram, shadowban sempat terjadi di platform Twitter.

Bagi pengguna yang memang rutin membuat konten yang dimonetisasi lewat platform semacam Instagram ini, shadowban memang hal yang merugikan. Pasalnya, shadowban membuat nilai engagement menjadi menurun. 

Selain itu, tidak diketahui berapa lama shadowban dapat berlangsung. Ada akun yang terkena dampak shadowban selama dua minggu, ada pula akun yang bahkan bisa mengalami lebih lama daripada itu.

Ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk mengatasi shadowban dari Alex Tooby, seorang pakar pemasaran Instagram. Alex menekankan pada beberapa aspek, yakni  tagar (hashtag) unggahan, lonjakan aktivitas, dan perangkat lunak.

1. Jangan menggunakan hashtag yang “berbahaya” atau “rusak” atau diblokir

Foto: The Next Marketers

Sebelum menggunakan suatu tagar, cari dulu tagar tersebut di kolom pencarian. Jika tidak muncul unggahan apa pun pada pencarian tagar tersebut, kemungkinan tagar tersebut diblokir. Akan muncul pesan dari Instagram yang menerangkan jika unggahan yang berkaitan dengan tagar tersebut disembunyikan karena menyalahi pedoman komunitas.

2. Hindari penggunaan software yang melanggar persyaratan layanan Instagram

Foto: GitHub

Software yang sebaiknya dihindari oleh pengguna seperti pengunggah otomatis, bot like otomatis, komentar otomatis, termasuk bot untuk menambah followers. Perangkat lunak semacam itu memang akan membuat engagement akun melonjak tajam, tetapi tidak disarankan untuk dilakukan.

3. Hindari berperilaku seperti bot alias terlalu agresif

Foto: The Business of Fashion

Kurangi aktivitas yang membuat pengguna terlihat seperti bot, misalnya terlalu banyak memberikan like, sering memberikan komentar, atau terlalu sering mem-follow.

Selain tiga hal di atas, ada cara lain yang juga bisa membantu mengatasi shadowban ini, misalnya memberikan waktu rehat sekitar 2-3 hari dari Instagram, melaporkan keluhan yang dialami ke Instagram, serta mengganti akun bisnis ke mode personal untuk sejenak. 

Baca Juga: Pintasan yang Wajib Diketahui Pengguna Macbook

Yang tidak kalah pentingnya adalah, pastikan setiap konten yang diunggah tidak menyalahi aturan dan pedoman komunitas yang terdapat pada platform. Selamat mencoba!

(rf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *