Kementerian PUPR Belanja Rp 88 T Sepanjang 2020, Tak Capai Target

KEMENTERIAN PUPR PERCEPAT REALISASI BELANJA INFRASTRUKTUR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR mencatat realisasi belanja infrastruktur sebesar Rp 87, 59 triliun atau 93, 06 persen dari pagi anggaran 2020.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan peningkatan kualitas belanja pada 2020 dilakukan dengan memperhatikan tiga prinsip reformasi anggaran belanja, yakni ekonomis (spending less), efektif (spending well) yakni tepat sasaran, dan efisien (spending wisely).

“Pada masa pandemi Covid-19 ini, pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan akibat dari turunnya investasi, demikian juga ekspor impor, sehingga untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, pemerintah mengandalkan belanja APBN untuk pembangunan infrastruktur, ” kata Basuki dikutip dari Antara, Sabtu (2/1).

Realisasi belanja infrastruktur, mencakup program pembangunan infrastruktur dengan skema padat karya tunai (PKT). Program tersebut di antaranya untuk pembangunan irigasi kecil, sanitasi, jalan produksi, dan rumah swadaya. Khusus untuk program PKT, realisasi belanja PKT mencapai 97, 85% dengan serapan tenaga kerja sudah 100%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *