Polri Akan Berikan Badge Awards Bagi Pelapor di Sosial Media


Foto: Instgaram (@ccipolri)

Teknologi.id – Belakangan ini, muncul rencana dari Polri
untuk memberikan Badge Awards atau lencana penghargaan bagi siapa saja yang
melaporkan dugaan tindak pidana di media sosial.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi
Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menuturkan bahwa Badge Awards tersebut
merupakan bentuk penghargaan kepada masyarakat yang telah membantu tugas dari
kepolisian.

“Kita merespons dengan
memberikan penghargaan terhadap masyarakat yang membantu tugas Polri. Khususnya
tugas-tugas Direktorat Siber,” ucap Ramadhan ketika diwawancarai.

Ramadhan menjelaskan lebih lanjut terkait
soal pemberian Badge Awards kepada masyarakat ini belum menjadi keputusan final.
Kendati demikian, rencana ini sudah ada. Hingga saat ini pihak Polri masih
menyusun dan mengkaji tolok ukur dan mekanisme pemberiannya.

“Pokoknya nanti badge awards
jadi berupa penghargaan yang akan diberikan oleh Direktorat Siber,” tambahnya.

Baca juga: Polisi Virtual Hadir di Grup WhatsApp? Benarkah Demikian?

Terkait contoh Badge Awards tersebut rupanya
telah ditampilkan di Instagram respi Pori di @ccipolri. Sebelumnya, Polri secara
resmi menghadirkan polisi virtual pada 23 Februari 2021 silam. Hadirnya polisi
virtual ini bertujuan agar masyarakat bisa memanfaatkan ruang dunia maya dengan
baik dan tertib serta menghindari berbagai hal yang berpotensi masuk ke ranah
pidana.

Tercata hingga Jumat 12 Maret, terdapat
89 akun yang mendapat teguran dari kepolisian. Namun setelah di total, terdapat
125 akun media sosial yang terindikasi melanggar pidana. Hanya saja, setelah
dilakukan verifikasi lebih lanjut dan pemeriksaan keterangan dari ahli, hanya
ada 89 yang dapat ditegur kepolisian.

Dari 89 akun media sosial yang
mendapatkan terguran tersebut terbagi dari beberapa platform media
sosial mulai dari Twitter, Facebook, Instagram, YouTube, dan WhatsApp. Dari
berbagai platform media sosial tersebut, Twitter menjadi platfrom
teratas dari teguran polisi virtual.

Di antara 89 akun media sosial
tersebut, 40 di antaranya sudah mendapatkan peringatan pertama, 12 akun
mendapatkan peringatan kedua, 16 akun tidak dikirimi peringatan, dan 21 akun gagal
terkirim peringatan.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *