analisis dan evaluasi ppkm mikro tahap iii, wakapolda jatim berharap kota pasuruan mampu turunkan jumlah pasien covid-19

Pasuruan Kota Madinah. Sehubungan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro tahap III, Kodam V Brawijaya menggelar Anev (Analisis dan Evaluasi) terkait penerapan PPKM Mikro Tahap III yang dimulai sejak tanggal 9 Maret sampai 22 Maret 2021. Anev dilaksanakan secara virtual pada hari Jum’at tanggal 19 Maret 2021 dipimpin oleh Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, Jonathan Judyanto dan jalannya pemaparan dipandu oleh Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol. Drs. Slamet Hadi Supraptoyo. Anev kali ini tidak dibagi per Bakorwil, melainkan diikuti oleh seluruh Kota dan Kabupaten di Jawa Timur dan dilaksanakan secara sampling, dimana hanya 5 (lima) Kabupaten yang memberi pemaparan. Sebagai tambahan, Wakapolda meminta Kota Pasuruan turut menyampaikan pemaparan dalam akhir Anev.

Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo menyampaikan pemaparan terkait kondisi Covid-19 di Kota Pasuruan dengan didampingi Kapolres Kota Pasuruan, Kasdim Kota Pasuruan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Pasuruan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Camat Se-Kota Pasuruan, dan Perangkat Daerah lainnya terkait.

Setelah pemaparan disampaikan oleh Mas Adi, Wakapolda memberikan beberapa catatan untuk Kota Pasuruan, yakni terkait jumlah pasien terkonfirmasi aktif Covid-19 yang sampai saat ini masih berjumlah 6 (enam) orang, maka sarannya kerja keras perlu ditingkatkan dalam melakukan penanganan Covid-19. “Ini sudah PPKM yang ketiga dan penanganannya tidak sendirian, maka perlu adanya tindak lanjut dan percepatan penanganan Covid-19”. Ujar Wakalpoda Jatim.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa penurunan pasien Covid-19 dari 6 (enam) pasien tersebut sangat perlu agar Kota Pasuruan menjadi zona hijau. Selain itu beliau juga berharap Pemerintah memiliki peran lebih aktif dalam menangani Covid-19 dengan semangat masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Beliau juga menekankan perlu adanya semangat gotong royong dan sinergi saling menjaga dan menangani penyebaran Covid-19. “Tolong ini bisa ditindak lanjuti dengan baik, jangan sampai PPKM Tahap III berakhir jumlah pasien Covid 19 bertambah banyak”. Tutur Wakapolda sebelum menutup tanggapannya. (wdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *