walikota pasuruan ingatkan peningnya pendataan aset di kota pasuruan saat hadiri muscab pkb

Pasuruan Kota Madinah. Dalam acara Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar secara serentak Se-Jawa Timur oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada hari Minggu tanggal 7 Maret 2021dan secara langsung dibuka oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai, yakni Abdul Muhaimin Iskandar. Di Kota Pasuruan, acara tersebut digelar di Hotel BJ Perdana dihadiri oleh Saifullah Yusuf selaku Wali Kota Pasuruan, Ismail Marzuki selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Kota Pasuruan, Ketua Fatayat Kota Pasuruan, Ketua Muslimat Kota Pasuruan, Ketua IPPNU Kota Pasuruan, dan para petinggi serta anggota partai lainnya.

Dalam memberikan sambutannya, Gus Ipul menyampaikan bahwa Kota Pasuruan disamping memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan, juga memiliki beberapa permasalahan yang harus segera diatasi, salah satunya yakni terkait pendataan aset yang dimiliki Kota Pasuruan. Dampak dari kurang baiknya pengelolaan aset daerah yaitu dana insentif yang turun dari Pemerintah Pusat menjadi berkurang. Sehingga yang merasakan dampak secara langsung adalah rakyat karena dana pembangunan Kota jadi berkurang. “Ini merupakan salah satu pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, oleh sebab itu saya dan Pak Ketua BPN kerja keras supaya tahun depan menjadi WTP(Wajar Tanpa Pengecualian). Karena BPS ngasih waktu sampai tanggal 15 Maret, kalau tidak kita akan mengalami kesulitan di masa-masa yang akan datang” ujar beliau.

Lebih lanjut Gus ipul menyampaikan bahwa hal ini menjadi penting karena menurut BPK, jika pendataan aset yang kurang baik terus dibiarkan, maka dua tahun lagi aset-aset yang dimiliki Kota Pasuruan akan hilang. “Sebelum makin banyak aset-aset yang hilang di Kota Pasuruan ini, mari kita kelola dengan baik. Saya mohon doa restu karena kita sedang berjuang untuk mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK”, tutur beliau. Meski Demikian, Gus Ipul memiliki optimisme yang tinggi bahwa meskipun Kota Pasuruan adalah Kota kecil, tetapi jika mampu dikelola dengan baik dan saling mengiring pembangunan di Kota Pasuruan, maka permasalahan-permasalahan akan terselesaikan dan mampu menciptakan kemajuan di Kota Pasuruan. (wdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *