Peluang Ekonomi Syariah di tengah Paradoks dan Ketertinggalan

Target Pertumbuhan Ekonomi 2020

Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia mencapai 87, 18 persen, Indonesia memang memiliki peluang memacu ekonomi syariah. Namun praktiknya bukan tanpa tantangan. Sejumlah pekerjaan rumah terus membayangi mengingat industri syariah di Tanah Air relatif terlambat hadir dibandingkan dengan negara-negara tetangga.

Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah Erick Tohir mengatakan, sektor jasa keuangan syariah Indonesia memang terus mengalami pertumbuhan. Tapi, perlu diakui bahwa industri syariah di Indonesia terlambat eksis.

Mengutip Katadata.co.id, Indonesia baru memulai ekonomi syariah pada 1991, dengan ditandai pendirian bank syariah pertama, yaitu PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Sebaliknya Malaysia yang juga memiliki banyak penduduk muslim, sudah mulai menerapkan ekonomi syariah sejak 1963.

Saat ini, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) memiliki misi agar Indonesia menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia pada 2023 mendatang. Hal ini juga sesuai dengan master plan ekonomi syariah 2019-2024 yang diterbitkan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah.

“Keselarasan ini penting untuk menciptakan harmoni dan sinergi pengembangan ekonomi …

Selengkapnya : Peluang Ekonomi Syariah di tengah Paradoks dan Ketertinggalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *