Evolusi Telepon dari Masa ke Masa

Sejarah Perkembangan Telepon dari Masa ke Masa/Photo by NEOSiAM 2021 from Pexels

Evolusi telepon dari masa ke masa selalu menjadi topik menarik untuk diceritakan. Telepon adalah perangkat komunikasi untuk menyampaikan pesan lewat suara yang masih digunakan saat ini. Di era digital, evolusi telepon juga sudah berada tingkatan yang berbeda karena fungsinya tidak lagi terbatas untuk menyampaikan pesan suara saja.

Evolusi Telepon Sebelum Internet

Penemu telepon pertama adalah seorang penemu berkebangsaan Italia bernama Antonio Meucci. Beliau menemukan dan mematenkan telepon di Biro Paten Amerika pada 1871. Sementara Alexander Graham Bell tercatat sebagai orang yang mematenkan telepon praktis pertama dengan transmisi elektromagnetik suara vokal melalui arus listrik yang tidak beraturan.

Telepon pertama yang mulai beredar ke publik pun bentuknya berbeda dengan bentuk awal ketika ditemukan pertama kali. Generasi telepon pertama yang bisa digunakan oleh publik adalah telepon dengan engkol yang dipakai dengan cara memutar tuas untuk melakukan panggilan.

Di Indonesia, kemunculan telepon pertama bermula ketika Belanda membangun sambungan telepon di Batavia pada 1882 dengan mendirikan Posterijen Telegrafie Telefonie (PTT). Telepon pun jadi sarana yang bisa dinikmati di rumah-rumah meski terbatas di kalangan pejabat dan orang kaya.

Sejak rilis di pasaran inilah, evolusi telepon berkembang lebih pesat. Pada 1937, telepon mulai menggunakan nomor untuk melakukan panggilan. Kemudian pada 1965 model Trimline atau telepon dengan tombol mulai beredar. Di model Trimline  inilah kita mengenal tombol bintang dan pagar pada telepon untuk pertama kalinya.

Dari Telepon Tanpa Kabel Sampai Ponsel Pintar 

Sejarah dan evolusi telepon tak berhenti pada telepon dengan tombol saja. Di tahun 1980, telepon tanpa kabel mulai populer dan telepon kabel mulai ditinggalkan. Tak lama setelah itu, Motorola DynaTAC mulai beredar di pasaran pada 1983. Ini adalah telepon genggam pertama yang bisa digunakan secara luas.

Bentuk telepon berevolusi lagi ketika teknologi GSM mulai bisa digunakan secara luas pada tahun 1990-an, khususnya bentuk telepon genggam. Di tahun 1996, ponsel genggam dengan layar bernama Motorola StarTAC mulai beredar di pasaran. Tak lama setelah itu, Nokia menjadi merek telepon genggam paling berkuasa di dunia.

Dalam perjalanannya, telepon mengalami perubahan signifikan ketika melebur dengan internet. Ponsel pintar pun lahir dan di era ini fungsi telepon tidak lagi sekedar untuk mengirim pesan suara. Dengan ponsel pintar, kita dapat mencari informasi lewat internet, berkirim pesan teks, gambar, video, dan masih banyak lagi hanya melalui sebuah aplikasi.

Salah satu aplikasi yang bisa dipakai untuk berkirim pesan teks dan multimedia melalui ponsel adalah aplikasi chatting seperti Hi App yang dikembangkan oleh PT. Hello Kreasi Indonesia. Hi App adalah aplikasi chatting multifungsi dari Indonesia dan dirancang untuk memfasilitasi gaya hidup digital kamu yang dinamis. Lewat Hi App, kamu bisa berkirim pesan dengan mudah dan cepat. Kamu bisa pakai Hi App di ponsel pintar kamu dengan mengunduhnya dari Play Store atau App Store.

Penulis: Adjie Priambada

Gambar: Photo by NEOSiAM 2021 from Pexels 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *