Mau Bisnis Tapi Gak Punya Modal? Coba Jenis Bisnis Ini!

Salah satu hambatan klasik nan berat saat ingin membangun suatu bisnis adalah modal. Sebagian besar dari kamu tentu pernah mengalami hal semacam ini. Ketika ide muncul dan konsep sudah matang, kebutuhan akan modal bisa membuatmu mundur dalam sekejap. Kalau selalu seperti ini, kamu tentunya akan sangat sulit untuk mewujudnyatakan bisnis yang kamu impikan.

Namun, bagaimana jika di masa kini, kamu bisa belajar berbisnis tanpa harus menguras kantong? Ini bukan hal yang mustahil, loh, karena perkembangan teknologi yang pesat memungkinkan kamu untuk membangun bisnis dengan modal minim. Salah satu alternatif bisnis masa kini yang hampir tanpa modal bisa kamu baca di bawah ini!

Cuma Modal Gawai dan Internet!

Salah satu bisnis yang minim modal di masa kini adalah dropshipping. Pada dasarnya, kamu sebagai dropshipper mengunggah produk yang kamu jual ke Internet atau media sosial. Nantinya, jika seorang pembeli memesan produk yang kamu jual, kamu cukup menghubungi supplier atau produsen produk untuk mengirimkan barang atas namamu atau nama bisnismu sebagai dropshipper kepada pelangganmu.

Hal di atas menunjukkan bahwa kamu cuma tidak butuh lokasi toko atau gudang fisik untuk menjadi seorang dropshipper. Cukup bermodalkan gawai dan koneksi Internet, kamu siap mengelola bisnismu secara online tanpa harus mengeluarkan banyak modal.

Saatnya Memulai!

Meski terkesan mudah, kamu perlu untuk tetap serius dan teliti dalam membangun bisnis dropshipping-mu sendiri!. Berikut ini adalah poin-poin yang perlu kamu perhatikan dan terapkan saat akan memulai bisnis dropshipping :

1. Cari tahu produk yang ingin kamu jual

Selalu mulai dengan langkah ini terlebih dahulu. Kamu perlu mencari tahu apa yang kamu ingin jual. Kamu bisa mencari produk niche untuk dijual ke pasar atau produk yang jadi kebutuhan dan diinginkan oleh masyarakat lua

2. Rancang konsep dan brand bisnismu
Kalau kamu sudah menemukan apa yang ingin kamu jual, selanjutnya adalah bangun konsep bisnismu. Ingat, meski hanya dropshipping, bisnismu butuh identitas dan brand yang kuat agar dapat diketahui dan diingat orang banyak.

3. Tentukan Harga Jual yang Kamu Inginkan
Karena dropshipping adalah bisnis yang bisa kamu kelola dengan fleksibel, dimana kamu adalah kepala dari bisnismu sendiri, kamu bisa tentukan seberapa besar persentase keuntungan yang ingin kamu dapatkan Namun, ada beberapa faktor lain yang perlu kamu, seperti :

  • Pertimbangkan harga yang kompetitif agar dapat bersaing lebih baik dengan dropshipper lain.
  • Amati beragam biaya pengiriman sesuai daerah jangkauan bisnismu. Sesuaikan biaya tersebut agar kamu bisa memperhitungkan kembali harga yang ingin kamu berikan untuk produkmu.

4. Cari supplier yang tepat

Carilah supplier yang dapat diandalkan, bertanggung jawab, dapat dipercaya, dan memiliki kualitas produk yang positif. Dengan memiliki supplier yang tepat, kamu dapat memperoleh produk yang berkualitas dan hal ini juga sekaligus menjaga citra bisnis dropshipping-mu.

Untuk itu, ada beberapa tips sederhana untuk membantumu mencari supplier yang tepat :

  • Pastikan supplier memiliki kebijakan retur dan metode pembayaran yang tepat. Hal ini agar kamu dapat mengurus retur dan pembayaran tanpa ruwet dan tidak merepotkan.
  • Periksa kualitas barang supplier. Cari tahu apakah produk yang kamu buat cocok dengan kriteria yang kamu buat dan harga yang telah kamu tetapkan.
  • Cari tahu pengalaman dan reputasi supplier. Kamu bisa lihat testimoni dan ulasan yang diterima supplier di berbagai platform bisnisnya.

5. Pilih channel untuk memperkenalkan dan memasarkan bisnismu.

Terakhir, pilihlah saluran promosi yang dirasa tepat dan cocok untuk produkmu. Kamu harus selalu ingat bahwa kamu harus menyesuaikan channel promosi dengan target pasar dari produk yang akan kamu jual nantinya. Namun, biasanya media sosial adalah channel yang punya daya yang baik untuk menjangkau beragam jenis pasar.

Bagaimana? Bukan hanya tidak menguras kantong, dropshipping juga dapat memberikanmu pengalaman dan pembelajaran dalam mengelola bisnis sendiri. Terlebih lagi, bisnis dropshipping tergolong minim resiko dan fleksibel. Jadi, buat kamu yang mau belajar bisnis, dropshipping bisa kamu jadikan salah satu batu pijakan dalam memulai berbisnis, loh!

Baca juga: Keuntungan Menjadi Seorang Dropshipper

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *