Nadiem Terancam Direshuffle? Siapa Pantas Jadi Menteri?

Beberapa waktu belakangan ini isu reshuffle kabinet kembali mencuat. Sejumlah menteri dinilai layak di-reshuffle, salah satunya yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno menilai selama pandemi COVID-19 ini Nadiem Makarim tak menunjukkan performanya.

“Mayoritas banyak menteri yang perlu dievaluasi, termasuk Menteri Pendidikan. Selama pandemi kan tidak terlihat perform,” ujar Adi dilansir dari laman detikcom, Sabtu (17/4/2021).

Selain itu, Adi mengungkapkan jika kementerian di bidang ekonomi juga pantas disorot. Hal ini karena, kondisi perekonomian Indonesia yang jatuh-bangun selama Corona menjadi acuannya.

Baca juga: Cara Mengatasi Filter Instagram Tidak Muncul atau Lemot

“Sebetulnya terutama (kementerian) di bidang ekonomi sebenarnya yang babak belur ini adalah bidang ekonomi. Termasuk soal perdagangan, termasuk Mendag, (Kementerian) BUMN kan nggak jelas itu progresnya. Di tengah pandemi ini juga banyak yang rugi, tim ekonomi presiden juga perlu dievaluasi,” kata Adi.

Sementara itu, nama Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, hingga Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, yang masuk survei menteri yang layak di-reshuffle, dinilai memiliki posisi penting. Misalnya Teten, menurut Adi, Menkop itu merupakan orang dekat Jokowi.

Adi menjelaskan bahwa ada 3 kriteria menteri yang ‘haram’ di-reshuffle.

  • Pertama, ketua umum parpol koalisi.
  • Kedua, menteri yang menjadi roh andalan kinerja Jokowi, seperti menteri infrastruktur.
  • Ketiga, menteri yang menjadi ‘orangnya’ ketum parpol. Jika pun diganti, paling dirotasi atau dikembalikan ke parpol bersangkutan.

Sebelumnya, survei Indonesia Political Opinion (IPO) dilakukan dari 10 Maret sampai awal April, melibatkan 1.200 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling, sampling error 2,5%, dengan tingkat akurasi data 97%. Hasil survei dipaparkan oleh Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah.

Sejumlah menteri yang diharapkan di-reshuffle dalam survei IPO meliputi Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, hingga Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Baca juga: Nadiem Bakal Bangun Kelas Masa Depan Berbasis Teknologi

Berikut ini hasil survei persepsi publik mengenai kinerja kementerian:

Kementerian paling populer

  1. Kemensos: 73,1%
  2. Kemendagri: 64,8%
  3. Kemenhan: 58%
  4. Kemenkeu: 41%
  5. KemenPUPR 37%

Menteri paling populer

  1. Prabowo Subianto: 56%
  2. Tito Karnavian: 43%
  3. Sandiaga Uno: 39%
  4. Mahfud Md: 30%
  5. Sri Mulyani 29%

Menteri berkinerja paling memuaskan

  1. Sri Mulyani: 54,7%
  2. Retno LP Marsudi: 50%
  3. Tri Rismaharini: 42%
  4. Tito Karnavian: 38%
  5. Mahfud Md: 34%

Menteri yang dianggap paling tak memuaskan

  1. Yasonna H Laoly: 50%
  2. Ida Fauziyah: 45%
  3. Zainudin Amali: 40%
  4. Syahrul Yasin Limpo: 33%
  5. Tjahjo Kumolo: 31%

Kementerian yang diharapkan di-reshuffle

  1. Kemenko Perekonomian: 36%
  2. Kemenko Polhukam: 24%
  3. Kemenko Maritim dan Investasi: 11%
  4. Kemenko PMK: 29%

Menteri di bawah Kemenko Perekonomian yang diharapkan di-reshuffle

  1. Ida Fauziyah: 46%
  2. Teten Masduki: 28%
  3. Syahrul Yasin Limpo: 27%
  4. Wahyu Sakti Trenggono: 30%
  5. Siti Nurbaya Bakar: 23%
  6. Arifin Tasrif: 19%

Menteri di bawah Kemenko Polhukam yang diharapkan di-reshuffle

  1. Yasonna H Laoly: 54%
  2. Tjahjo Kumolo: 34%
  3. Johnny G Plate: 29%

Menteri di bawah Kemenko PMK yang diharapkan di-reshuffle

  1. Zainudin Amali: 41%
  2. I Gusti Ayu Bintang Darmawati: 15%
  3. Abdul Halim Iskandar: 12%

Nah, kalau menurut Tech Experts kira-kira siapa nih nama baru yang pantas jadi menteri? Tulis pendapatmu di kolom komentar ya!

(dwk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *