Ke Tawangmangu, Jangan Lupa Oleh Oleh Getuknya

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat mengunjungi rumah produksi Gethukku milik Agung di Tawangmangu, beberapa waktu Lalu. Foto : dok

KABUPATEN KARANGANYAR,HARNASNEWS.COM – Tawangmangu sebuah tempat wisata di ujung timur Kota Solo, tepatnya di Lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar. Tawangmangu dikenal dengan Air Terjun Grojogan Sewu, tapi sekarang Tawangmangu juga dikenal dengan aneka kulinernya yang tidak menguras kantong. Kurang lebih hanya 40 menit dijangkau dengan Mobil dari Kota Solo.

Beberapa kuliner di Tawangmangu yang sudah banyak di kenal wisatawan adalah Sate Kambing, Sate Kelinci, Pecel dan Sop Bu Ugi, Rumah Makan Bangun Trisno Dan lain – lain.

Selain kuliner, Tawangmangu juga mempunyai makanan oleh – oleh khas yaitu Gethuk. Bukan sembarang Gethuk, karena Gethuk Tawangmangu terbuat dari Singkong asli Lereng Gunung Lawu yang disebut Singkong Jarak Towo.

Jika Gethuk pada umumnya tidak kuat bertahan lama alias harus segera dimakan dalan satu atau dua Hari, Gethuk khas oleh-oleh Tawangmangu ini bisa bertahan hingga 3 Bulan. Tentunya disimpan didalam freezer atau Kulkas.

Salah satu Gethuk yang rekomended adalah Gethuk dengan merek Gethukku. Diproduksi oleh Agung, warga RT. 04/02, Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, tepatnya di sebelah barat Terminal Tawangmangu.

Ada aneka rasa yang di tawarkan. Rasa Original, Jeruk Purut dan rasa Coklat, Keju, Durian dan lain – lain. ” Gethuk yang saya buat mempunyai banyak  varian rasa, yaitu rasa Original, Jeruk Purut dan rasa Coklat ,Jadik Keju, Durian dan lain – lain , tinggal dipilih rasa yang di suka” ujar Agung.

Selain tiga rasa tersebut, menurut Agung ada sensasi lain yang di tawarkan. Semua tadi di balut dengan butiran Wijen di luarnya. ” Yang lebih menarik lagi, Gethuku saya bikin dengan balutan biji Wijen. Sehingga ada sensasi rasa saat kita memakannya. Rasanya lebih Crispy” ungkapnya.

Agung sudah menjalani usaha ini selama 3 tahun. Selama ini dia bisa memproduksi lebih dari 1 ton Singkong dalam sebulan. Namun karena pandemi, hanya bisa produksi separuhnya. ” Kalau normal, saya bisa produksi lebih dari 1 ton Singkong. Sekarang paling sekitar 500 kg dalam sebulan” papar Agung kepada Harnasnews.com

Dengan adanya produksi Gethuk ini, harga singkong Jarak Towo di tingkat petani stabil. Agung membeli dengan harga 3.500-4.000 rupiah per kilo nya. Di daerah lain singkong mungkin hanya di hargai 1000-1500 rupiah per kilo nya .

Dukungan dari pemerintah juga Agung rasakan. Dari mulai mendapatkan PIRT sampai label Halal gratis.

Bahkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pun juga sempat mampir ke rumah produksinya untuk meng endoors Gethuknya.

Nah, bagi kalian yang berwisata ke Tawangmangu, jangan lupa ya oleh-oleh Gethuknya. Bisa di simpan lama dan tinggal menggorengnya kapan saja mau.

Bagi yang mau beli lewat online, Gethukku juga memiliki Akun Facebook “Gethukku”. Silahkan di kunjungi dan di coba sensasi Gethuk Singkong Jarak Towo dari Lereng Gunung Lawu yang berbalut biji Wijen nya. ( Sunyoto).

The post Ke Tawangmangu, Jangan Lupa Oleh Oleh Getuknya appeared first on Harnasnews.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *