Elon Musk Rugi Rp81,2 Triliun dalam Semalam, ini Penyebabnya

Foto: Rogue Rocket

Teknologi.id – Salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk harus rela
harta kekayaannya menyusut setelah insiden kecelakaan mobil listrik Tesla
membuat saham perusahaan turun.

Pada Senin pukul 15.45 waktu AS
harga saham Tesla turun 3,8% membuat kekayaan Elon Musk turun US$5,6 miliar
atau setara Rp81,2 triliun seperti dikutip dari Forbes, Selasa (20/4/2021).

Penurunan kekayaan ini membuat
harta Elon Musk menjadi US$174,1 miliar. Kini dia jadi orang terkaya ketiga setelah
Jeff Bezos bos Amazon (US$195,9 miliar) dan Bernard Arnault (US$180.3 miliar).

Pada perdagangan saham Senin lalu
harga Tesla turun setelah ada laporan dua pria meninggal setelah Tesla Model S
tahun 2019 menabrak pohon di utara Houston pada Sabtu malam.

Baca juga: Elon Musk akan Terlibat dalam Miss Universe dan UFC?

Dikutip dari CNBC Indonesia, Otoritas
setempat mengatakan mereka meyakini kendaraan itu beroperasi tanpa sopir di
kursi pengemudi.

Kendaraan itu melaju dengan
kecepatan tinggi di sepanjang tikungan sebelum keluar dari jalan dan terbakar.
Kecelakaan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan fitur Autopilot
Tesla.

Elon Musk kemudian menjawab
melalui akun twitter pribadinya soal insiden itu. Berdasarkan log data yang
ditemukan dari kecelakaan itu ” menunjukkan fitur Autopilot tidak
diaktifkan” dan mobil itu tidak membeli Full Self-Driving (FSD).

“Selain itu, Autopilot
standar akan membutuhkan untuk menyalakan jalur jalan, yang tidak dimiliki
jalan itu,” tulis Elon Musk.

Baca juga: Mobil Tesla Kecelakaan, Autopilot Jadi Penyebabnya?

Tesla sebelumnya, memperingatkan
pelanggan bahwa sistem bantuan pengemudi atau autopilot bukanlah program
mengemudi otonom.

Dalam petunjuk manual pemiliknya,
Tesla memperingatkan pengemudi: “Fitur yang saat ini diaktifkan memerlukan
pengawasan pengemudi aktif dan tidak membuat kendaraan menjadi otonom.”

Di Jerman, pengadilan Munich
sebenarnya melarang Tesla menggunakan frasa yang setara dengan kemampuan
Autopilot dan Full Self-Driving dalam iklannya.

Ini bukan kecelakaan pertama yang
melibatkan kendaraan Tesla. Sejauh ini sudah ada 27 investigasi kecelakaan
kendaraan Tesla di Amerika Serikat.

(fpk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *