Ferrari Umumkan Rencana Mobil Listrik Pertamanya

Perusahaan supercar, Ferrari, baru-baru ini mengumumkan rencana besarnya terkait mobil model fully electric pertama mereka pada hari Kamis (15/04/2021) kemarin dalam acara Rapat Umum Tahunan perusahaan.

CEO dari Ferrari, John Elkann, mengkonfirmasi bahwa mobil tersebut akan ditargetkan hadir pada tahun 2025 dan sekaligus membawa inovasi baru untuk merek mobil mewah tersebut dari sisi teknologi mesinnya.

“Kami sangat gembira mengenai Ferrari all-electric pertama kami yang kami rencanakan untuk diluncurkan pada tahun 2025. Kami terus menjalankan strategi elektrifikasi kami dengan cara yang sangat disiplin,” ungkapnya.

Baca juga: Mobil Tesla Kecelakaan, Autopilot Jadi Penyebabnya?

Namun, masih tersisa beberapa pertanyaan yang tidak sempat diungkap oleh Elkann mengenai seperti apa model mobil supercar tersebut nantinya, dan apakah model tersebut masih sejenis dengan model-model mobil Ferrari sebelumnya? Atau, malah Ferrari nantinya akan membawa satu model terbaru dengan teknologi baru yang turut diadopsinya?

Hal yang sempat disampaikan Elkann dalam rapat tersebut hanya mengenai konsep dari mobil listrik yang akan direncanakan.

“… adalah suatu kesempatan besar untuk membawa keunikan dan semangat Ferrari kepada generasi baru.”

(Gambar: Unsplash)

Sejauh ini, Ferrari memang telah meluncurkan mobil listrik dengan jenis plug-in hybrid pada tahun 2019, yaitu Ferrari model SF90 Stradale.

Namun, mantan CEO Ferrari, Louis Camilleri, mengatakan bahwa Ferrari belum akan mengadopsi teknologi elektrifikasi penuh pada mobil mereka, dikarenakan teknologi baterai belum sepenuhnya menjanjikan termasuk di dalamnya waktu pengecasan dan jarak tempuh. Akan tetapi, hal tersebut ia sampaikan belum hingga setelah 2025 mendatang.

Pernyataan tersebut senada dengan apa yang dikatakan pada tahun-tahun sebelumnya oleh Enrico Galliera selaku salah satu eksekutif perusahaan. Ia mengatakan bahwa memproduksi mobil listrik bagi Ferrari saat ini belumlah waktunya hingga nanti teknologi elektrifikasi sudah memungkinkan bagi perusahaan.

Baca juga: Ini Harga Mobil Listrik dari Xiaomi, Lebih Murah dari Tesla?

Ia juga menambahkan bahwa inovasi baru pada Ferrari juga akan sejalan dengan apa yang ditawarkan kepada pasar.

“Jika kita membawa teknologi baru, maka kita perlu membawa sesuatu yang baru untuk pasar. Begitulah selalu cara Ferrari bekerja dengan teknologi baru. Evolusi dari teknologi baru adalah 100% dalam DNA Ferrari.”

Dalam rapat tahunan tersebut, Elkann juga mengatakan kepada para pemegang saham mengenai rencana Ferrari dalam meluncurkan tiga model terbaru, termasuk di dalamnya mobil SUV pertama Ferrari yaitu Purosangue yang juga tidak kalah spesial. Hal tersebut masuk ke dalam rencana bisnis perusahaan tahun 2018-2022 yang akan berakhir tahun depan.

(ihf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *