Mengatasi Kebiasaan Procrastination Ketika Bekerja

Procrastination Ketika Bekerja Bisa Diatasi Dengan Cara Ini/Freepik

Hi App – Procrastination adalah aksi menunda-nunda pekerjaan dengan prioritas tinggi dan menggantinya dengan prioritas rendah. Aksi procrastination ini bisa dilakukan oleh siapa saja, baik secara sadar atau tidak sadar, dan berkembang menjadi sebuah kebiasaan. Orang yang melakukan procrastination biasanya disebut sebagai procrastinator.

Meski banyak yang menyamakan aksi menunda pekerjaan ini dengan kemalasan, tetapi sebenarnya kedua hal ini sangat berbeda. Procrastination merupakan proses aktif, sedangkan kemalasan menunjukkan sikap apatis, tidak aktif, dan keengganan untuk bertindak.

Menyerah pada dorongan untuk menunda pekerjaan bisa menimbulkan konsekuensi serius dalam hidup. Pelakunya atau procrastinator bisa kehilangan motivasi, kecewa dengan hasil pekerjaan, sampai menurunkan produktivitasnya. Dalam kasus yang ekstrem, procrastination bisa berujung pada depresi dan kehilangan pekerjaan.

Namun, seperti kebiasaan lain, kebiasaan menunda-nunda pekerjaan juga bisa diatasi. Beberapa tips di bawah bisa menjadi panduan untuk mulai mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan.

Menyadari Bahwa Kamu Menunda Pekerjaan

Procrastinator pada umumnya tidak menyadari bahwa dirinya sedang melakukan aksi menunda-nunda pekerjaan. Maka dari itu, hal pertama yang perlu dilakukan untuk mengatasi kebiasaan menunda-nunda pekerjaan adalah mengetahui ciri-ciri atau tanda-tandanya terlebih dahulu.

Ciri-ciri menunda pekerjaan yang paling mudah diketahui adalah tidak memiliki prioritas pekerjaan. Maka dari itu, biasanya procrastinator sering mengisi harinya dengan tugas-tugas berprioritas rendah. Procrastinator juga biasanya tidak membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan setelah membaca pesan email atau chat berisi pekerjaan dari atasan.

Tanda-tanda menunda pekerjaan lainnya yakni, mengerjakan tugas lalu berhenti di tengah-tengah dan melakukan aktivitas selingan dalam jangka waktu lama. Selain itu procrastinator juga biasanya selalu punya alasan menunggu sampai suasana hati atau waktu yang tepat untuk mengerjakan tugas. Seseorang yang perfectionist juga cenderung melakukan aksi ini lebih sering.

Mencari Tahu Mengapa Kamu Menunda Pekerjaan

Setelah mengenali ciri-ciri menunda pekerjaan, langkah berikutnya untuk mengatasi aksi menunda-nunda adalah mencari tahu mengapa kita melakukan itu. Jika penyebabnya dapat diketahui, strategi untuk mengatasinya pun bisa dirancang.

Contoh, ada pesan via email atau chat dari atasan dengan bahasa Inggris tetapi tidak segera dibalas karena merasa tidak percaya diri dengan kemampuan berbahasa Inggris. Jika demikian, ambil langkah-langkah penyelesaian dengan memakai alat penerjemah. Salah satunya adalah dengan menggunakan fitur translation dari Hi App.

Hi App adalah Hi App adalah aplikasi komunikasi sosial multifungsi untuk memfasilitasi gaya hidup digital masyarakat yang dinamis. Kamu bisa mendapatkan pengalaman yang berbeda ketika terhubung dengan orang-orang favoritmu dan menjalani aktivitas sehari-hari lebih mudah lewat fitur-fitur yang interaktif lewat Hi App.

Dengan Hi App, kamu bisa menerjemahkan pesan berbahasa Inggris ke bahasa Indonesia dan sebaliknya. Kamu juga bisa mengirim file yang berkaitan dengan pekerjaan tanpa hambatan yang berarti.

Selain itu, kamu tak perlu khawatir salah mengirim pesan karena ruang obrolan pribadi dan grup itu terpisah. Jadi, pesan di grup pekerjaan bisa ditemukan dengan mudah dan tidak tercampur dengan pesan pribadi.

Namun, pada akhirnya kita juga harus memahami bahwa procrastination berkaitan erat dengan emosi. Solusinya tidak hanya melibatkan pengendalian diri atau mengunduh aplikasi manajemen waktu, tetapi juga berhubungan dengan cara mengelola emosi diri dengan cara yang baru.

Mengatasi Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Menurut profesor psikologi di Universitas Carleton, Timothy A. Pychyl, procrastination sendiri adalah tindakan melarikan diri dari tanggung jawab. Procrastinator akan memilih melakukan sesuatu yang menyenangkan dan bersifat sementara – padahal di balik itu semua tersimpan rasa cemas dan takut.

Namun, mengubah kebiasaan yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun juga tidak bisa dilakukan dalam semalam. Kamu bisa mulai mencoba untuk mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan dengan mengikuti tips singkat di bawah ini:

  1. Memaafkan diri sendiri karena telah menunda-nunda pekerjaan di masa lalu. Penelitian menunjukkan bahwa memaafkan diri sendiri dapat membantu kamu merasa lebih positif tentang diri sendiri dan mengurangi kemungkinan penundaan di masa mendatang.
  2. Janjikan hadiah pada dirimu sendiri. Jika kamu menyelesaikan tugas yang sulit tepat waktu, hadiahi dirimu dengan sesuatu yang kamu suka seperti camilan atau minuman favorit dan pastikan kamu mengingat sensasi betapa senangnya menyelesaikan sesuatu!
  3. Belajar membuat prioritas dan komitmen dengan jadwal yang dibuat. Untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, kita perlu tahu tugas mana yang penting bahkan, jika diperlukan, berkomitmen untuk menyelesaikan tugas paling sulit dan ingat lah sensasi saat menyelesaikan itu.
  4. Minimalisir gangguan. Matikan pemberitahuan media sosial dan hindari duduk di tempat yang bisa mengalihkan fokus saat kamu bekerja!
  5. Jangan ragu dan takut salah untuk mengambil tindakan. Segera selesaikan tugas yang muncul dan pahami bahwa kesalahan adalah proses belajar. Jangan takut!

Pendekatan alternatif lain yang bisa kamu ambil adalah dengan merangkul seni menunda. Namun, cara ini lebih efektif pada procrastinator aktif. Penelitian menunjukkan bahwa “penundaan aktif” dapat merasa lebih tertantang dan termotivasi untuk menyelesaikan sesuatu ketika menunda pekerjaan. Strategi ini dapat berhasil terutama jika kamu adalah seseorang yang berkembang di bawah tekanan.

Namun, jika kamu memutuskan untuk menunda-nunda secara aktif, pastikan untuk menghindari tekanan yang tidak perlu, tidak menyenangkan, dan tidak diinginkan kepada rekan kerjamu!

Siap mencoba tips di atas? Kalau menurutmu tips ini menarik dan bermanfaat, kamu bisa membagikan tautan artikel ini ke teman-teman kamu lewat aplikasi chat karya anak bangsa bernama Hi App. Kamu bisa pakai Hi App di ponsel pintar kamu dengan mengunduhnya dari Play Store atau App Store.

Penulis: Adjie Priambada

Sumber Gambar: Freepik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *