Apple Digugat Karena Klaim iPhone Tahan Air Dianggap Lebay

 Apple kembali dituntut di pengadilan New York, Amerika Serikat (AS) dalam aduan class-action atas klaim berlebihan soal iPhone tahan air. 

Seperti kebanyakan vendor smartphone lain, Apple menyertakan tingkat ketahanan air (IP) dalam jajaran iPhone-nya. Perusahaan mengklaim bahwa tingkat ketahanan ini telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, beberapa waktu lalu ada juga laporan soal iPhone yang ditemukan dari danau setelah tenggelam beberapa bulan. Ajaibnya, iPhone masih berfungsi, bahkan tanpa perlindungan air tambahan.

Namun, gugatan yang diajukan di Pengadilan Distrik New York, AS menuding Apple telah melebih-lebihkan kemampuan ponselnya terhadap ketahanan air.

Apple terdaftar sebagai tergugat, dan Antoinette Smith terdaftar sebagai penggugat yang mewakili semua orang dengan kasus serupa. 

Baca juga: Mengapa RAM iPhone Lebih Kecil dari Android? ini Alasannya

Gugatan ini diajukan dengan total 13 halaman yang semuanya berisi tentang masalah ketahanan air di produk Apple. Salah satunya adalah iPhone 7 yang diklaim memiliki sertifikat IP67 untuk tahan air maksimum hingga kedalaman 1 meter selama 30 menit.

Kemudian ada pernyataan soal iPhone 11 Pro dan Pro Max yang diklaim memiliki sertifikat IP68 untuk tahan air hingga 4 meter selama 30 menit. Ada juga iPhone 12 yang dinyatakan tahan air hingga kedalaman 6 meter selama 30 menit.

Gugatan tersebut menunjukkan bahwa klaim Apple tidak cukup memenuhi syarat dengan tingkat sertifikasi berdasarkan tes laboratorium dengan air statis dan murni, tidak seperti air kolam atau laut.

“Artinya, konsumen yang berdiri di tepi kolam atau laut dan perangkatnya terciprat atau terendam, akan ditolak garansinya, karena airnya mengandung klorin atau garam,” bunyi gugatan itu.

Lebih lanjut, garansi dikatakan tidak mencakup kerusakan akibat cairan, biasanya ditandai dengan indikator yang berubah menjadi merah.

Apple malah menyarankan untuk membilas area ponsel yang bersentuhan dengan cairan, seperti jus atau kopi, dan cara itu malah dapat mengubah indikator menjadi merah. Diduga, saran itu digunakan oleh Apple untuk menyangkal cakupan garansi.

Baca juga: Apakah Apple AirDrop Rentan Diretas?

Pihak penggugat Smith mengatakan telah membeli iPhone 8 dan mengalami kontak dengan air namun sesuai dengan peringkat IP perangkatnya dan konsisten dengan aturan tahan air yang tertulis dalam klaim pemasaran ponsel Apple.

Saat Smith mencoba mengklaim garansi ke gerai Apple, perusahaan menolak untuk memperbaiki dengan jaminan garansi. Hal itu memaksa Smith mengalami kerugian finansial melalui biaya perbaikan, penurunan fungsi, nilai jual kembali yang lebih rendah, dan pembelian perangkat baru.

(dwk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *