Fakta Menarik di Balik Tubuh Manusia

Foto: Wallpaper Access

Teknologi.id – Manusia terdiri dari berbagai organ tubuh
yang memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing. Tak jarang berbagai organ
tubuh tersebut pun masih kita tidak ketahui fungsi dan fakta-fakta menarik
tentangnya.

Tentunya, masih banyak fakta dari
tubuh manusia yang kamu mungkin belum tahu. Apa sajakah fakta-fakta mengejutkan
dari tubuh seorang manusia? Berikut penjabarannya.

Hati adalah Satu-Satunya Organ yang
Dapat Beregenerasi Penuh

Foto: Wallpaper Cave

Hati memiliki banyak sekali kegunaan.
Seperti menghancurkan racun di dalam darah, menghasilkan protein, hingga
membantu proses pencernaan. Namun, tahukah kamu bahwa hati atau liver yang
rusak ternyata dapat beregenerasi meskipun telah kehilangan hingga 70% dari
volume aslinya.

Melansir dari jurnal Nature Reviews
Gastroenterology & Hepatology, hati merupakan satu-satunya organ yang dapat
memulihkan dirinya sendiri sepenuhnya. Berbeda dengan paru-paru, ginjal, dan
pankreas yang menyesuaikan diri ketika kehilangan jaringan.

Tubuh Manusia Ternyata Menyala

Foto: Shutterstock

Banyak yang bilang, wanita hamil
nampak glowing atau menyala. Rupanya, tidak hanya ibu hamil, tubuh manusia pada
umumnya juga menyala.

Semua tubuh manusia menyala, seperti
halnya kebanyakan makhluk hidup. Hal ini terjadi akibat reaksi biokimia yang
berkaitan dengan metabolisme. Pada manusia, emisi cahaya cenderung paling
rendah pada jam 10 pagi dan puncaknya pada jam 4 sore.

Namun, kamu tidak bisa melihat cahaya
ini tanpa peralatan khusus. Seperti yang dijelaskan salah satu artikel ilmiah, Intensitas
cahaya yang dipancarkan tubuh 1.000 kali lebih rendah daripada sensitivitas
mata telanjang kita.

Manusia Memiliki Lebih dari 5 Indra

Foto: Shutterstock

Di sekolah kita diajarkan bahwa tubuh
manusia memiliki 5 indra atau yang biasa disebut panca indra. Ada indra peraba,
penciuman, pendengaran, dan juga penglihatan. Ternyata, manusia sebetulnya memiliki
lebih dari 5 indra.

Manusia memiliki beberapa cara atau indra untuk
merasakan dunia di sekitarnya, antara lain:

Baca juga: Otot Manusia Bisa Menghasilkan Listrik, ini Manfaatnya

  • Equilibrioception: Indra yang
    berfungsi menjaga keseimbangan manusia. Indra ini bikin kamu bisa berdiri
    dengan satu kaki tanpa terjatuh.
  • Proprioception: Indra yang
    memungkinkan seseorang dapat merasakan di mana bagian tubuh seseorang berada
    tanpa harus melihat.
  • Thermoception: Indra yang berfungsi
    untuk merasakan panas dan dingin. Indra ini memungkinkan seseorang mampu
    merasakan temperatur dari benda apa pun dan bereaksi secara otomatis.
  • Nociception: Indra yang mampu
    merespons rasa sakit atau sesuatu yang berpotensi merangsang bahaya atau rasa
    sakit.
  • Chronoception: Indra yang membuatmu
    mampu merasakan berlalunya waktu dan bisa mengira-ngira sudah berapa lama kamu
    melakukan aktivitas.

Banyaknya Manusia Berkeringat Dipengaruhi
oleh Temperatur yang Dirasakan Ketika Bayi

Foto: Pinterest

Apakah kamu mudah sekali berkeringat?
Ternyata hal ini dipengaruhi oleh temperatur yang kamu alami ketika masih bayi.
Karena ketika terkena panas atau rangsangan yang sama, jumlah keringat yang
dihasilkan orang dewasa dapat berbeda dari orang ke orang.

Meskipun setiap orang dilahirkan
dengan jumlah kelenjar keringat yang kurang lebih sama, berapa banyak kelenjar
ini yang berfungsi bergantung pada suhu yang kamu alami saat masih bayi.

Pada saat seseorang berusia sekitar
dua tahun, jumlah kelenjar keringat “aktif” mereka menjadi tetap
seumur hidup. Seperti yang dijelaskan oleh Dr. Laure Rittie, seorang peneliti
dermatologi di University of Michigan Health System.

Jantung Memiliki Otaknya Sendiri

Foto: Shutterstock

Menurut artikel tahun 2019 yang
diterbitkan dalam Current Pain and Headache Reports, jantung memiliki sistem
sarafnya sendiri yang dijuluki “otak kecil” atau “otak
jantung”, yang berisi sekitar 40.000 neuron.

Sinyal dari “otak jantung”
mengarah ke medula, hipotalamus, talamus, dan amigdala dan korteks serebral.
Dengan demikian, jantung mengirimkan lebih banyak sinyal ke otak daripada
sebaliknya.

Sistem saraf intracardiac ini pertama
kali ditemukan pada tahun 1991 dan masih diteliti hingga saat ini. Hal ini
diyakini membantu memantau kesehatan jantung dan mungkin berperan dalam cara
pikiran memproses rasa sakit.

Ingus Kuning & Hijau Diakibatkan
oleh Sel Darah Putih Basi

Foto: Pinterest

Tubuh yang sehat menghasilkan sekitar
1,5 liter lendir per hari. Lendir tersebut biasanya berwarna bening dan terbuat
dari air, protein, antibodi, dan garam.

Lendir yang memutih mungkin
disebabkan oleh infeksi, alergi, dehidrasi, atau bahkan terlalu banyak
mengonsumsi produk susu. Lendir berubah menjadi kuning ketika tubuh melawan
infeksi akibat penumpukan sel darah putih yang mati.

Sel-sel ini berfungsi untuk menyerang
infeksi. Ketika tugasnya sudah selesai, sel darah putih akan kadaluwarsa dan
keluar bersama lendir.

Semakin besar infeksinya, semakin banyak pula
sel darah putih yang dibutuhkan. Itulah sebabnya ketika sedang sakit
tenggorokan atau flu berat biasanya ingus berwarna kuning hingga kehijauan.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *