Kapal Penumpang Terbakar Diperairan Limafatola, 195 Penumpang Selamat

Keadaan penumpang KM Karya Indah, saat terbakar. Foto- Bernas

Maluku. BeritaNasional.ID,– “ Malang tidak dapat ditolak, Mujur tidak dapat diraih”. Mungkin, kata kalimat ini pantas untuk diungkapkan atas insiden tebakarnya Kapal Fery karya indah yang membawa 195 penumpang, berhasil lolos dari cengkraman maut.

Kepala Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate. Affan Tabona, mengatakan.Kapal Fery Karya Indah ini berangkat dari Ternate, pada hari Jumat (28/5/) sekitar pukul 17.20 WIT, dengan membawa 181 penumpang, terdiri dari 22 anak-anak, 155 dewasa, dan 4 lansia, serta 14 anak buah kapal (ABK), hendak menuju ke Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Penumpang KM Karya Indah, ketika dievakuasi kedaratan

Keadaan penumpang KM Karya Indah, ketika dievakuasi ke daratan. Foto- BPBD

Ketika Kapal Fery Karya Indah yang dinakhodai oleh Mahmudin Lahudi, berada di Perairan Pulau Limafatola, sekitar pukul pukul 07.15 WIT, hari Sabtu pagi (29/5), Penumpang melihat banyak asap hitam mengepul dari kamar mesin kapal tersebut. Sekitar pukul 07.30 WIT, penumpang menemukan “ Life,” jacket pelampung, dan memakainya. Penumpang yang merasa panik, lalu menceburkan diri ke laut, dan diselamatkan oleh nelayan lokal.

Sekitar 65 menit kemudian, tepatnya pada pukul 08.50 WIT,  Tim Basarnas Rescue Unit Siaga SAR Sanana, dengan menggunakan Kapal RIB 01, bersama, Polisi Perairan Sanana, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Sanana, menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), di perairan Limafatola, kemudian melakukan evakuasi terhadap para penumpang Kapal Fery Karya Indah.

Penumpang KM Karya Indah di evakuasi ditempat penampungan.

Keadaan penumpang KM Karya Indah, ketika ditempat penampungan. Foto- SAR.

Menurut Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Ternate, Muhammad Arafah. Pihaknya, Tim Rescue Unit Siaga SAR Sanana baru tiba di lokasi TKP pada pukul 08.50 WIT. Karena baru menerima adanya informasi kejadian tersebut, pada 08.30 WIT. “ Tim Basarnas menerima informasi soal terbakarnya Kapal Fery Karya Indah itu dari Kasat Pol Air Sanana, pada Pukul 08.30 WIT,” kata Muhammad Arafah.

Menurut Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sula, Hendra Umabaihi. Kebakaran diduga berasal dari ruang kamar mesin kapal, lalu api merambat ke badan kapal. pihaknya mendapat informasi kebakaran kapal KM Karya Indah dari salah satu nelayan di desa Waisum sekitar pukul 07.30 WIT, dirinya langsung menghubungi instansi terkait, dan mengarahkan petugas menujuh tempat kejadian.

Kapal Terbakar

Keadaan KM Karya Indah, setelah terbakar. Foto- BPBD

“Untuk kondisi penumpang semuanya selamat, dan telah dievakuasi ke pulau Lifmatola, oleh nelayan setempat, bersama tim gabungan SAR. Pada saat kebakaran di kapal itu, penumpang berhasil menemukan 500 life jacket pelampung yang tersimpan di kapal tersebut, dan memakinya,” ucap Hendra Umabaihi.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Ternate, Muhammad Arafah juga mengatakan bahwa. “Tim SAR, telah mendirikan posko gabungan, guna penampungan sementara masih dilakukan evakuasi terhadap jumlah penumpang kapal Fery Karya Indah, dan pendataan penumpang yang keluar dari kapal, pada saat peristiwa kebakaran itu berlangsung. Mengenai penyebab terjadinya kebaran itu, masih dalam penyelidikan.

Kapal Fery Karya Indah, merupakan kapal penumpang. Berukuran GT.1148, dengan kapasitas 300 orang penumpang. Keadaannya laik jalan, dan penyebab kebakaran kapal penumpang tersebut, saat ini masih dilakukan pendalaman. Pada saat kejadian, kapal sedang membawa 14 orang ABK dan 181 orang penumpang, terdiri dari 155 orang dewasa, 22 anak dan 4 lansia. (Djohan Chaniago.)

 Save as PDF

The post Kapal Penumpang Terbakar Diperairan Limafatola, 195 Penumpang Selamat appeared first on Berita Nasional Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *