BPJS Ketenagakerjaan Situbondo Sosialisasikan Intruksi Presiden No. 2 Tahun 2021

BeritaNasional.ID – SITUBONDO – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Kabupaten Situbondo melakukan sosialisasi Intruksi Presiden No. 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Serta Perlindungan Tenaga Jasa Kontruksi, Rabu (9/6/2021).

Sosialisasi yang berlangsung di ruang Rapat Baluran Pemda Situbondo ini di hadiri oleh Sekda, Asisten Pemerintahan dan Kesra serta dihadiri 30 Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Situbondo.

Bupati Situbondo melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Drs. H. Syaifullah MM menyatakan bahwa, Inpres No 2 tahun 2021 harus dilaksanakan sepenuhnya kepada perusahaan selaku penyedia kerja termasuk proyek jasa kontruksi termasuk OPD-OPD dalam optimalisasi peserta PU, BPU dan Jasa Kontruksi, dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Inpres No. 2 Tahun 2021 ini harus dilaksanakan dengan baik oleh seluruh OPD-OPD dan lembaga yang ditunjuk sehingga seluruh pekerja kita bisa dilindungi jaminan sosial ketenagakerjaan. Sebagai informasi, Inpres ini dikhususkan dalam rangka optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan untuk menjamin perlindungan kepada pekerja dalam Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” jelas Syaifullah dihadapan Kepala maupun Staf OPD Kabupaten Situbondo.

Peserta BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan Undang Undang Nomor 40 tahun 2004 dan Undang Undang Nomor 24 tahun 2011, menjadi persyaratan bagi perusahaan dalam kepengurusan izin dan pelaksanaan proyek jasa kontruksi. “Oleh karena itu, mari kita dukung sepenuhnya Inpres No. 2 Tahun 2021 ini,” pungkas Sekda Syaifullah dihadapan peserta sosialisasi.

Sementara itu, Bayu Wibowo Putera Kepala BPJS Ketenagakerjaan Situbondo, berharap dengan adanya Inpres No. 2 Tahun 2021 ini bisa tercapai optimalisasi jaminan sosial ketenagakerjaan dan dapat diimplementasikan di OPD-OPD Kabupaten Situbondo, perusahaan-perusahaan dan pemenang tender jasa Kontrusi untuk dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Sampai saat ini, sambung Bayu Wibowo Putera, masih banyak pekerja formal maupun pekerja informal yang masih belum terlindungi di Program BPJS Ketenagakerjaan seperti nelayan, petani, pedagang pasar, buruh tani, koperasi-koperasi dan usaha kecil mikro lainnya.

“Saya harap dengan adanya sosialisasi Inpres ini, maka seluruh kalangan masyarakat, pengusaha dan lain sebagainya mau mengikuti Program BPJS Ketenagakerjaan. Dengan jaminan sosial ketenagakerjaan yang berkualitas maka pekerja kita akan sejahtera, terlindungi pada saat bekerja maupun paska bekerja,” pungkas Bayu Wibowo Putera Kepala BPJS Ketenagakerjaan Situbondo.

 Save as PDF

The post BPJS Ketenagakerjaan Situbondo Sosialisasikan Intruksi Presiden No. 2 Tahun 2021 appeared first on Berita Nasional Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *