Facebook Gunakan AI Untuk Tingkatkan Kesopanan di Facebook

Foto: Pinterest

Teknologi.id – Facebook dikabarkan tengah menjalankan
ujicoba terkait kecerdasan buatan (Artificial intelligence/ AI) dalam rangka mencegah
para penggunanya saling bertengkar.

Obrolan di media sosial sering dianggap
sering lepas kendali. Hal tersebut dijadikan dasar Facebook untuk merancang
kecerdasan buatan agar dapat menjaga iklim percakapan di platformnya tetap
sopan.

Laporan itu muncul dalam sebuah posting
blog, di saat Facebook meluncurkan sejumlah perangkat lunak baru untuk membantu
lebih dari 70 juta penggunanya yang menjalankan dan memoderasi grup di Facebook.

Facebook memiliki pengguna 2,85
miliar pengguna bulanan. Di akhir tahun lalu lebih dari 1,8 miliar orang
berpartisipasi dalam grup setiap bulan, dan ada puluhan juta grup aktif di
jejaring sosial.

Baca juga: Facebook Produksi Smart Watch Dengan Fitur Menarik

AI nantinya akan dapat memutuskan
kapan harus mengirim notifikasi yang disebut “peringatan konflik”
kepada pengelola grup. Facebook mengatakan peringatan dikirim ke admin grup
jika AI menemukan percakapan yang mengandung perdebatan tidak sehat.

Platform media sosial seperti
Facebook dan Twitter saat ini semakin mengandalkan AI untuk memantau konten. Mulai
dari alat yang mendeteksi dan menghapus ujaran kebencian di Facebook hingga
cuitan yang muncul di Twitter.

Cara tersebut dikatakan dapat
membantu dalam menggagalkan konten yang tidak ingin dilihat pengguna. AI dapat membantu
pengguna dalam membersihkan jejaring sosial yang telah tumbuh dan sulit terpantau
oleh manusia.

Seorang juru bicara Facebook
mengatakan AI perusahaan akan menggunakan beberapa sinyal dari percakapan untuk
menentukan kapanmengirim peringatan konflik, termasuk waktu balasan komentar
dan volume komentar pada sebuah posting.

Pihaknya mengatakan beberapa admin
grup sudah menyiapkan peringatan kata kunci yang dapat menemukan topik yang
berpotensi menghasilkan argumen.

Jika admin grup menerima peringatan konflik,
mereka mungkin akan mengambil tindakan yang menurut Facebook ditujukan untuk
meredam percakapan. Hal itu dilakukan dengan harapan menenangkan pengguna.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *