CEO Intel Prediksi Stok Chipset Semakin Langka

Foto: Medcom.id

Teknologi.id – Di situasi genting seperti sekarang, dunia teknologi berada pada permasalahan krusial yaitu kelangkaan stok chip. Seiring memasuki pertengahan tahun 2021, spekulasi dari masyarakat bermunculan terkait kapan perusahaan teknologi dapat memproduksi dan memasok chip kembali.

CEO Intel, Pat Gelsinger, memprediksi krisis ini akan berlangsung sampai tahun depan. Ia mengungkap bahwa permintaan chipset bisa kembali normal pada tahun 2023 mendatang. Hal ini menunjukkan masih ada 2 tahun lagi yang harus dilewati oleh perusahaan teknologi untuk dapat pulih dari krisis.

“Saya belum melihat industri chipset akan kembali ke rantai pasokan dan permintaan yang sehat hingga tahun 2023. Untuk beberapa industri yang saat ini masih memburuk akan semakin membaik,” ujar Gelsinger, dikutip dari KompasTekno pada Selasa (29/6/21).

Salah satu faktor yang membuat permintaan chipset terus meningkat adalah kondisi pandemi, dimana semua orang diharuskan bekerja dari rumah menggunakan laptop atau komputer. Hal ini yang membuat pasokan chipset terus memenuhi kebutuhan pasar.

Intel merupakan salah satu perusahaan chip terdepan di dunia yang mempunyai pabrik sendiri, sehingga perusahaan dapat memproduksi chipset sendiri tanpa mengandalkan outsourcing. Gelsinger menambahkan, perusahaannya akan segera menggenjot pasokan chip untuk mengatasi krisis kelangkaan chip.

Beberapa perusahaan lain yang juga merancang chipset mereka sendiri adalah Apple, MediaTek, dan Qualcomm. Dan untuk proses outsourcing, perusahaan ini masih meminta bantuan pihak ketiga yaitu Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC).

Di samping krisis yang sedang dihadapi Intel, dapat diperkirakan bahwa permintaan chipset akan semakin melonjak. Alasan utamanya adalah mulai diproduksinya perangkat berbasis layanan 5G. Gelsinger memperkirakan kenaikan permintaan chipset untuk smartphone 5G akan semakin berlipat ganda. 

(DA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *