PPKM Darurat Diterapkan di Jawa Barat Hingga 20 Juli

Foto: RRI

Teknologi.id – Gubernur Jawa Barat
Ridwan Kamil mengatakan 27 kabupaten/kota di wilayahnya akan menerapkan
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Pembatasan ini berlaku
selama dua pekan dari 3 Juli hingga 20 Juli.

PPKM Darurat diterapkan di Pulau Jawa
dan Bali guna menekan lonjakan kasus virus corona (Covid-19).

“Seluruh 27 kota/kabupaten
melaksanakan PPKM Darurat,” ucap Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu
dalam konferensi pers virtual.

Emil mengatakan pihaknya akan segera
mengeluarkan surat edaran kepada para kepala daerah untuk diedarkan dan
disosialisasikan hingga ke tingkat rumah tangga mulai Jumat 2 Juli 2021.

“Kita ada satu hari besok surat
edaran kepada bupati/wali kota akan diedarkan ke RT RW untuk mengedukasi ke
masyarakat,” jelasnya.

Baca juga: YouTube Luncurkan Situs Khusus Buat Bantu Anak Belajar di Rumah

Pelaksanaan PPKM Mikro Darurat ini diatur
dalam beberapa tahapan. Ini dirancang dengan mempertimbangkan rata-rata kasus
harian, dan tingkat keterisian ranjang rumah sakit. Setiap tahapan akan
menentukan level PPKM yang diterapkan di wilayah tersebut.

“Total di Jawa Barat ada 27
daerah yang kita rekomendasi semuanya ikut PPKM. Ada 12 kota/kabupaten masuk
kategori merah atau level 4 asesmen kemudian level 3 kurang lebih 14. Ada satu
yang di level 2 yaitu Kabupaten Tasikmalaya tapi kita usulkan ikut PPKM
Darurat,” ucap Emil.

Emil mengatakan keputusan PPKM
Darurat diambil berdasarkan rapat virtual bersama Menteri Koordinator Bidang
Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Luhut diminta Presiden RI Joko Widodo
memimpin penjelasan secara detail kepada media dan masyarakat mengenai
pembatasan darurat khusus di pulau Jawa dan Bali tersebut.

Selama pemberlakuan PPKM di Jabar,
Emil sudah meminta pihak kepolisian untuk melakukan penegakan kedisiplinan
terhadap protokol kesehatan. Ia menjelaskan bahwa pelanggar akan mendapatkan
sanksi dan denda.

“Kami melihat akan ada perubahan
penyidikan dari kepolisian dan pihak kepolisian diizinkan untuk tipiring
(tindak pidana ringan) kepada mereka yang sudah diingat tetapi kelihatan
melanggar secara nyata,” ucap Emil.

Emil juga meminta maaf kepada masyarakat
kegiatannya akan dibatasi selama PPKM darurat diterapkan demi menekan laju
penularan virus corona di Jawa Barat.

“Saya, gubernur, pak wakil gubernur,
forkopimda menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Jawa Barat
karena akan mengalami situasi yang kurang menyenangkan selama dua minggu ke
depan,” pungkas Emil.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *