Wisata Desa Kiarasari, Luput Dari Perhatian Pemerintah Daerah

KAB. BOGOR, Harnasneews.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, menggelar kunjungan kerja (Kunker) ke Desa wisata Kiarasari, yang berada di Kp. Cibuluh, Desa Kiarasari Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/07).

Kunjungan tersebut merupakan kegiatan rutin PWI Kabupaten Bogor untuk mengembangkan potensi yang ada di Kabupaten Bogor, khususnya pada sektor wisata alam.

Dalam diskusi di salah satu villa di Desa wisata Kiarasari, staf Desa Kiarasari, Feri Firdaus mengatakan jika pihaknya terus fokus wisata.

“Di tempat ini khususnya Kp Cibuluh, kita terus genjot tempat wisata. Karena disini ada juga gunung Manapa yang akan kita terus kembangkan dan perkenalkan,” ujar Feri Firdaus.

Feri sapaan akrabnya itu menyebutkan panorama alam indah di Kiarasari harus diketahui para wisatawan. Untuk itu berbagai pihak termasuk juga pemerintah daerah untuk dapat melakukan promosi wisata.

“Ada Landscaping, Curug dan hutan hijau yang sangat terjaga, ini karena desa kita berbatasan dengan Taman Nasional Halimun Gunung Salak (TNHGS, red),” sebut Feri.

Masih kata Feri, yang menjadi keluhan dan kendala berkembangnya wisata di Desa Kiarasari yaitu infrastruktur jalan. Untuk itu berharap pemerintah dapat hadir untuk segera memperhatikan potensi PAD tersebut.

“Jalan menuju desa Wisata banyak yang rusak dan sangat sempit. Kami butuh perhatian dari pemerintah kabupaten Bogor,” harapnya.

Masih di tempat yang sama, Rusdini salah satu perwakilan warga mengatakan selain wisata ada juga potensi pertanian di Desa Kiarasari. Dirinya mengungkapkan ada kelompok tani (Poktan) Mandiri khusus membina para petani ditempatnya.

Tapi kata dia, saat ini pihaknya sangat berharap ada suport dari dinas pertanian dan pihak lainnya agar para petani menghasilkan hasil yang maksimal.

“Kami ingin ada suport dari pemerintah. Ada pendampingan dari pihak-pihak yang bisa membina teman-teman petani agar juga tidak ada kecemburuan sosial dan bantuan merata di setiap Poktan di Desa Kiarasari. Dengan demikian para petani bisa bercocok tanam dengan baik khususnya padi disini cukup bagus hasil panennya jika modal petani nya cukup,” ungkapnya.

Ia berharap bahwa keberadaan insan pers di wilayahnya dapat ikut berperan sebagai kepanjangan tangan dan jembatan untuk menyampaikan keinginannya kepada pemerintah.

“Untuk saat ini kami kesulitan dana untuk pengembangan petani. Jadi harapan kami agar PWI bisa menjadi jembatan ke pemerintah khususnya dinas pertanian agar ada perhatian terhadap petani disini,” tandasnya.

Ketua PWI Kabupaten Bogor, H. Subagiyo saat menyampaikan sambutannya mengucapkan terimakasih atas sambutan hangat dari pihak desa Kiarasari.

“Terimakasih atas penyambutan yang luar biasa dari pak Kades dan jajarannya kepada kami segenap perwakilan PWI Kabupaten Bogor. Kami hanya sebagian saja yang hadir, dikarenakan situasi Covid-19 dan kita harus tetap utamakan Protokol kesehatan,” ucapnya.

Ia juga berjanji akan melakukan berbagai upaya untuk mendorong wisata lokal tersebut agar dapat menjadi lebih maju, salah satunya dengan publis di media.

“Soal potensi wisata dan pertanian yang ada di Desa Kiarasari, kami siap mempublish dari sudut media, agar bukan saja Kabupaten Bogor, tapi dunia harus tahu disini ada potensi wisata yang luar biasa,” pungkasnya.(Red)

The post Wisata Desa Kiarasari, Luput Dari Perhatian Pemerintah Daerah appeared first on Harnasnews.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *