Penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU), Gus Ipul : Ada Empat Point Penting Dalam MoU Perjanjian Kerja Sama

Pasuruan Kota Madinah. Penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) dan perjanjian kerja sama antara Pemkot Pasuruan dan UIN Sunan Ampel Kota Pasuruan untuk mengembangkan wisata religi yang terintegrasi dalam lingkup Pasuruan Kota Madinah. Senin (11/10/2021)

Dalam sambutan Gus Ipul menyampaikan ada empat point penting dalam MoU yang pertama kajian kelayakan study pembangunan wisata religi dalam lingkup kota pasuruan, kedua perencanaan pengembangan wisata religi, ketiga pengawasan pengembangan wisata religi dan terakhir bidang lain yang diberi kesempatan untuk mengembangkan wisata religi yang terintegrasi.

“Saya bersyukur dengan penandatanganan kesepakatan MoU ditindak lanjuti dengan perjanjian kerja sama untuk mengembangkan wisata religi yang terintegrasi” ungkap Gus Ipul

Gus Ipul menyampaikan ada dua kajian terkait dengan MoU atau perjanjian kerja sama pertama bangunan Gedung kantor PBNU akan dikaji sebagai bangunan yang akan melengkapi wisata religi, kedua pemanfaatan lahan P3GI milik PTN sebagai pusat penelitian bibit tebu yang bangunannya dari jaman belanda, belakang bangunan ada 30 hektar yang akan mendukung untuk pengembangan wisata religi tersebut.

“Dengan kesepakatan bersama ini diharapkan pemanfaatan lahan P3GI sebagai pusat penelitian bibit tebu dikembangkan menjadi wisata religi”. Ujar Gus Ipul

Gus Ipul berpesan Saya minta segenap perangkat daerah dapat meningkatnya intensitas perjanjian kerja sama sesuai peraturan perundang-undangan berlaku dan memberikan inovasi baru guna mendukung percepatan pembangunan kota pasuruan secara berkelanjutan sehingga akan meningkatkan ekonomi yang bermuara kesejahteraan masyarakat kota pasuruan.

“Saya ingin gambaran sederhana yang dimiliki Kota Pasuruan, salah satunya makam Kyai Hamid dan bangunan kuno bersejarah yang harus direvitalisasi” ujar Gus Ipul

Gus Ipul menyampaikan saya ingin kota pasuruan bernuansa manasik, alun-alun bernuansa madinah disini ada makam kyai hamid dan di madinah ada makam rasululloh, saya rancang payung yang dibuat mirip payung madinah yang bernuansa madinah dan P3GI dengan bangunan masjid yang bernuansa mekkah dengan replika masjidil harom dan akan dikembangkan sebagai wisata edukasi dan heritage yang dibelakangnya akan dibuatkan wisata buatan yang bernuansa mekkah dan kedepannya pinggir tol akan dibuatkan rest area yang bernuansa arofah, ini semua hanya ada di kota pasuruan.

Kunjungan kerja di pimpin langsung Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul), di dampingi Wakil Wali Kota Pasuruan, Mas Adi, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, dan Kepala Perangkat Daerah terkait, kegiatan dilaksanakan di UIN Sunan Ampel, Kota Surabaya. (rmd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *